Ciri-ciri Sakit Liver, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Insyira

Ciri-ciri Sakit Liver

Liver merupakan salah satu organ tubuh yang paling penting dan sangat bekerja keras untuk kita. Ia berfungsi mengelola energi untuk tubuh, menyaring zat beracun dari darah, hingga mencerna makanan. Bagaimana ciri-ciri sakit liver, penyebab, dan cara mengobatinya? Simak artikel ini sampai habis, semoga bermanfaat.

Ciri-ciri Sakit Liver

Ciri-ciri Sakit Liver

Liver bertugas untuk mencerna makanan dan membersihkan racun pada tubuh. Setelah organ tersebut sakit dan atau tidak berfungsi dengan baik lagi, maka akan menimbulkan ciri sebagai berikut.

Letih dan lesu

Ciri-ciri sakit liver yang pertama adalah letih dan lesu. Hal ini dapat terjadi meskipun si penderita tidak melakukan aktivitas berat sama sekali seperti olahraga.

Kulit gatal-gatal

Liver yang bermasalah memungkinkan menyebabkan empedu tersumbat, oleh karena itu membuat empedu mengalir kembali ke aliran darah. Yang mana ketika kondisi itu terjadi akan menimbulkan gatal di area kulit.

Pembuluh darah jadi terlihat jelas

Selanjutnya yakni pembuluh darah arteri kecil (seperti jaring laba-laba) jadi terlihat jelas. Memang pada umumnya wajar pada wanita, karena perempuan memiliki hal itu lebih banyak daripada laki-laki. Tapi bilamana itu terjadi pada laki-laki, ini pertanda penyakit liver sedang mengancamnya.

Kulit atau mata menguning

Ciri-ciri sakit liver yang berikutnya adalah perubahan warna pada kulit atau mata, yang semulanya putih menjadi kuning. Hal itu terjadi karena bilirubin di dalam darah menumpuk, yang dimana penumpukan tersebut disebabkan oleh liver yang tidak dapat lagi menyerap kelebihan biliburin dan mengubahnya menjadi empedu. Yang sebagaimana seharusnya keluar melalui BAB.

Telapak tangan memerah

Selanjutnya juga telapak tangan memerah, memang tidak semua penderita mengalaminya. Meskipun begitu, setidaknya beberapa diantara-Nya akan mengalami seperti ini.

Urine berwarna gelap

Saat liver tidak lagi bekerja secara optimal, ini dapat membuat banyak bilirubin terbentuk. Karena itu akan membuat urine berwarna gelap seperti cokelat, jingga tua, bahkan seperti minuman cola, dan kemerahan.

Mudah memar

Ciri-ciri sakit liver yang berikutnya mudah memar, hal tersebut terjadi karena menurunnya kemampuan liver untuk menghasilkan zat pembekuan darah. Oleh karenanya membuat tubuh mudah memar meskipun tak habis terbentur benda keras.

Mual dan muntah

Mual dan muntah dapat terjadi pada penderita penyakit liver. Hal tersebut dapat terjadi karena menurunnya fungsi liver dalam menyaring racun. Selain itu, penderita juga sangat memungkinkan untuk muntah darah bila penyakitnya terus memburuk.

Perubahan warna kotoran BAB

Ketika sakit liver sudah memasuki stadium lanjut, ini dapat memberikan darah pada kotoran BAB penderitanya. Biasanya warna kotoran akan berubah menjadi semakin gelap bahkan hingga tampak menghitam.

Bengkak di area kaki dan perut

Ciri-ciri sakit liver yang terakhir adalah timbulnya bengkak pada bagian tubuh seperti kaki dan perut. Ini merupakan salah satu ciri yang paling umum pada penderitanya. Hal tersebut dapat terjadi ketika tekanan darah tinggi berkembang pada pembuluh darah liver dan liver tak dapat membuat albumin.

Penyebab Sakit Liver

Penyebab Sakit Liver

Sakit liver merupakan istilah untuk menggambarkan adanya sebuah gangguan pada liver atau hati yang membuatnya tidak dapat berfungsi dengan baik. Apa penyebabnya? Silakan simak penjelasan berikut.

Kelainan sistem kekebalan tubuh

Kelainan sistem kekebalan tubuh mampu mempengaruhi kinerja hati. Beberapa dari itu yang bisa menjadi penyebab adalah hepatitis autoimun, kolangitis bilier primer, kolangitis sklerosis primer.

Faktor genetik

Kita perlu menerima kenyataan bahwa faktor genetik dapat jadi penyebab kerusakan hati, seperti penyakit wilson, hemochromatosis, dan defisiensi antitripsin alfa-1. Hal itu terjadi oleh gen abnormal yang diwarisi dari salah satu kedua orang tua, yang kemudian memicu penumpukan zat di hati.

Kanker

Penyebab yang selanjutnya ini mungkin belum banyak yang mengetahui. Ternyata kanker juga dapat jadi pemicu adanya penyakit liver, beberapa diantara-Nya adalah kanker hati, kanker saluran empedu, dan adenoma hati.

Infeksi virus

Sakit liver bisa terjadi akibat virus yang menginfeksi hati. Virus yang biasanya menyebabkan sakit tersebut adalah hepatitis A, B, dan C. Virus tersebut dapat menyebar melalui darah, air yang terkontaminasi, hingga berkontak dengan penderitanya.

Penyebab lain

Sebenarnya ada banyak sekali penyebab penyakit ini, yaitu konsumsi alkohol yang berlebih, resep obat tertentu, penumpukan lemak di hati, dan senyawa herbal tertentu. Makanan dan minuman yang tidak baik sangat berpengaruh terhadap penyakit liver.

Cara Mengobati Sakit Liver

Cara Mengobati Sakit Liver

Mengobati hal ini sebenarnya akan kembali lagi pada tingkat dan jenisnya. Untuk yang ringan, hanya dengan menjalani hidup sehat sudah dapat membuatnya jadi lebih baik lagi. Namun untuk yang berat, ini memerlukan obat-obatan dan tindakan medis. Namun agar lebih luas, mari kita kupas sedikit lebih dalam.

Obat-obatan

Setiap obat akan berbeda tergantung apa penyebab dan apa yang pasien derita. Dengan kata lain penyakit liver karena virus, karena penggunaan alkohol, hingga gagal hati, dan lainnya akan memiliki obat yang berbeda.

Operasi

Tidak jauh berbeda dengan pemberian obat, penanganan ini akan dokter berikan berbeda untuk setiap jenis dan penyebab. Namun secara garis besar seperti pada tumor atau kanker hati, yang dokter lakukan adalah melakukan pengangkatan tumor atau kanker hati tersebut. Hal itu ia lakukan guna menyelamatkan bagian yang masih sehat dan berfungsi.

Parasintesis

Bila penderita sudah mengalami sirosis, yang dokter lakukan adalah parasintesis. Itu merupakan tindakan untuk membuang cairan berlebih yang menumpuk di dalam rongga perut.

Transplantasi hati

Jika sudah mengalami kegagalan fungsi hati, yang dokter lakukan adalah transplantasi hati. Ini biasanya dokter lakukan pada penderita kanker hati, penyakit Wilson, hepatitis kronis, pelemahan hati, dan sirosis.

Mengubah gaya hidup

Jika sakit yang terjadi masih tergolong ringan dan tidak membutuhkan cara-cara sebelumnya, maka mengubah gaya hidup mungkin sudah cukup. Penderita perlu berhenti minum minuman beralkohol, menjalani diet khusus, menjaga berat badan, hingga mengonsumsi ramuan herbal bila ingin sembuh.

Bagikan:

Tags

Insyira

Lulusan S1 dengan jurusan Sarjana Sosial yang sangat suka membaca dan menulis, oleh karena itu saya memilih jalan hidup untuk menjadi seorang Blogger, semoga karya saya dapat bermanfaat.

Satu pemikiran pada “Ciri-ciri Sakit Liver, Penyebab, dan Cara Mengobatinya”

  1. Ping-balik: Sakit Liver: Ciri-ciri, Penyebab, serta Penyembuhan – baca indo

Tinggalkan komentar