Ciri-ciri Sakit Paru-paru, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Insyira

Ciri-ciri Sakit Paru-paru

Sakit paru-paru adalah istilah yang menggambarkan adanya masalah kesehatan pada organ tersebut. Beberapa jenis penyakitnya adalah TBC paru, kanker, fibrosis paru, asma, bronkitis, sarkoidosis, emfisema, penyakit paru obstruktif kronik, hingga pneumonia. Namun dalam artikel ini hanya akan membahas ciri-ciri sakit paru-paru, penyebab, dan cara mengobatinya secara umum saja.

Ciri-ciri Sakit Paru-paru

Ciri-ciri Sakit Paru-paru

Secara umum bila seseorang menderita sakit paru-paru, ia akan kesulitan dalam bernapas. Tapi agar lebih meluas, silakan simak ciri-ciri sakit paru-paru berikut sampai habis, semoga bermanfaat ya.

Produksi dahak yang berlebih

Ketika ada infeksi virus, bakteri, jamur, atau sumber alergi tubuh akan memproduksi dahak. Ketika hal itu berlangsung terlalu lama, misalnya selama berbulan-bulan ini memungkinkan seseorang mengidap penyakit paru. Dalam beberapa kasus, dahak berlebih akan dapat membuat suara penderitanya menjadi serak.

Bibir atau kuku menjadi pucat

Ciri-ciri sakit paru-paru berikutnya yakni bibir atau kuku menjadi pucat. Hal tersebut dapat terjadi ketika tubuh kekurangan oksigen akibat dari organ pernapasan yang bermasalah. Hingga pada akhirnya bagian tubuh akan mengalami perubahan warna jadi pucat seperti kebiruan, ungu tua, atau keabu-abuan.

Mengi

Ciri-ciri sakit paru-paru yaitu mengi atau suara bising yang keluar ketika tubuh kesulitan untuk mengambil napas. Kondisi tersebut terjadi ketika saluran udara paru-paru mengalami penyempitan atau terhalang oleh sesuatu.

Batuk darah

Penderita kanker paru-paru, emfisema, sampai bronkitis kronis sangat memungkinkan untuk batuk berdarah. Biasanya darah yang keluar bersamaan dengan batuk tersebut berwarna cokelat, merah, atau bercampur lendir.

Sakit dada

Sakit atau nyeri di dada bukan cuma ciri sakit jantung, tetapi ini juga bisa menandakan seseorang mengalami sakit paru. Ini yang penderita rasakan bisa menjalar ke bahu saat paru-paru mengalami peradangan.

Batuk yang tidak kunjung sembuh

Batuk merupakan tanda khas saat seseorang mengalami gangguan pernapasan. Bila batuk yang kamu alami tidak kunjung sembuh, misalnya sampai berminggu-minggu ini bisa jadi pertanda kamu menderita penyakit paru.

Sering lelah

Ciri-ciri sakit paru-paru selanjutnya yaitu sering lelah, meskipun aktivitas penderitanya tidak terlalu berat. Penyebab timbulnya ciri ini adalah karena fungsi organ pernapasan mengalami penurunan.

Kaki nyeri dan bengkak

Biasanya hal ini terjadi karena adanya penggumpalan darah di kaki atau trombosis vena dalam. Darah yang menggumpal itu dapat membahayakan, terutama ketika pecah dan masuk ke dalam paru-paru.

Sesak napas

Biasanya orang akan mengalami sesak napas karena sedang stres berlebih atau olahraga berat. Namun untuk orang yang mengalami sakit paru, saat ia akan melakukan aktivitas ringan-pun memungkinkan mengalami sesak napas. Bahkan, hal itu juga memungkinkan terjadi ketika sedang tiduran atau beristirahat.

Berat badan menurun

Penyakit kanker paru dan paru-paru obstruktif kronik sangat identik dengan berat badan yang menurun. Berat badan turun terjadi karena ketidakmampuan tubuh bekerja secara efisien. Pasalnya beberapa penderita penyakit paru seperti obstruktif kronik bisa membakar kalori sepuluh kali lipat saat bernapas ketimbang ketika waktu ia sehatnya.

Penyebab Sakit Paru-paru

Penyebab Sakit Paru-paru

Penyebab terbesar penyakit paru-paru adalah karena terlalu sering merokok. Karena asap rokok mengandung zat beracun yang dapat membuat kinerja tubuh terganggu, terutama saat menyaring udara masuk maupun keluar pada paru-paru.

Asap rokok yang terhirup dalam waktu yang lama bisa membuat paru-paru menjadi rusak dan tak dapat diperbaiki lagi. Namun selain karena terlalu sering merokok, ada beberapa hal lain yang bisa jadi penyebab juga loh, berikut diantara-Nya.

Polusi udara

Tidak jauh berbeda dengan rokok, polusi juga dapat membuat rusak saluran pernapasan. Polusi bisa menimbulkan asma dan membuat penyakit paru kronis seperti kanker paru, emfisema, dan penyakit paru obstruktif kronik jadi semakin buruk.

Gas radioaktif

Gas ini diproduksi dari uranium yang membusuk di dalam air, tanah, ataupun batu. Meskipun gas tersebut tak terlihat dan tak menimbulkan bau, ia sangat melimpah di lantai bawah tanah dan area yang filter udaranya sedikit.

Asbestos

Yang terakhir ialah asbestos, ia merupakan mineral yang muncul alami dan terkait dengan luka pada jaringan paru, kanker paru, dan penyakit pleura. Mineral tersebut adalah yang biasa kita temui dengan mudah di bangunan rumah.

Cara Mengobati Sakit Paru-paru

Cara Mengobati Sakit Paru-paru

Untuk dapat mengobati sakit paru-paru, dokter perlu memeriksa pasiennya terlebih dahulu. Dokter akan melakukan berbagai macam tes seperti rontgen, menelusuri riwayat, tes pencitraan dan lain sebagiannya untuk mengetahui apa yang pasien derita secara mendetail. Setelah melewati berbagai macam tes yang banyak, barulah dokter akan memberikan penanganan dengan obat atau operasi.

Langkah yang dokter berikan akan berbeda tergantung dengan jenis sakit paru-paru yang pasien derita. Contohnya ketika ternyata dari hasil pemeriksaan pasien hanya menderita asma, maka kemungkinan dokter hanya akan memberikan obat. Namun bila hasilnya menunjukkan kanker paru-paru, maka memerlukan operasi bedah untuk dapat menyembuhkannya.

Apabila kamu mengalami ciri-ciri sakit paru-paru seperti yang telah tertulis pada artikel ini, kamu perlu untuk pergi ke dokter sekarang juga untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jangan biarkan sakit yang kamu alami semakin parah atau memburuk.

Bagikan:

Tags

Insyira

Lulusan S1 dengan jurusan Sarjana Sosial yang sangat suka membaca dan menulis, oleh karena itu saya memilih jalan hidup untuk menjadi seorang Blogger, semoga karya saya dapat bermanfaat.

Tinggalkan komentar